Redaksi menerima sumbangan tulisan seputar pertolongan pertama dan kepalangmerahan. Silakan dikirim ke ksrudinus@gmail.com Terima kasih

Tampilkan postingan dengan label 2015. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2015. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Oktober 2015

Serangan Jantung Pada Ibu Hamil

Serangan jantung bisa terjadi selama kehamilan. Dan sampai sekarang, tidak ada pernyataan yang komprehensif mendefinisikan masalah dan menguraikan banyak hal yang perlu diketahui wanita dan keluarga mereka, para pengamat, layanan medis darurat profesional, dan staf medis ruang gawat darurat jika hal yang sering mematikan ini terjadi.

The American Heart Association (AHA), Selasa (6/10) merilis rekomendasi komprehensif pertama menangani masalah rumit serangan jantung selama kehamilan itu. Pernyataan ilmiah tersebut diterbitkan dalam jurnal ilmiah Circulation [1].

Di Amerika Serikat, menurut sebuah studi, satu dari 12.000 wanita pernah mengalami serangan jantung saat hamil. Dan 17,8 kematian dari 100.000 kehamilan disebabkan olehnya. Meski demikian 6 dari 10 wanita yang mengalami serangan jantung saat hamil di rumah sakit dapat diselamatkan.

Pertolongan pertama pada serangan jantung ibu hamil

Ada langkah-langkah yang dapat diambil untuk membantu ibu hamil yang masuk ke serangan jantung, menurut pernyataan itu. Yang pertama adalah untuk memanggil layanan daruat (hubungi 911 jika tersedia) dan memberitahu operator bahwa wanita serangan jantung hamil. Ini akan mengingatkan sistem medis darurat untuk mengambil langkah-langkah khusus seperti mengirim tambahan penyedia EMS dan mengambil pasien ke rumah sakit yang dapat melakukan operasi sesar darurat jika diperlukan.

Langkah berikutnya adalah untuk memulai resusitasi jantung paru (RJP), dengan kompresi dada dilakukan dengan cara yang sama seperti pada wanita yang tidak hamil, mendorong keras dan cepat di tengah dada pada tingkat minimal 100 kompresi per menit. RJP pada wanita hamil harus dilakukan dalam siklus 30 kompresi dan dua kali napas bantuan.

Penggunaan defibrillator eksternal otomatis (AED), jika tersedia, juga dimungkinkan. "Penolong tidak perlu takut mereka mungkin menyakiti bayi yang belum lahir," ujar Farida Mary Jeejeebhoy, Kardiolog pada University of Toronto and William Osler Health System di Brampton, Kanada.

"Kejutan dari defibrilator dan kompresi dada tidak akan membahayakan janin," katanya. "Janin akan cenderung tidak bertahan jika ibu tidak menerima langkah-langkah menyelamatkan nyawa."

Jika sadar, wanita hamil harus ditempatkan pada sisi kiri tubuhnya untuk meningkatkan aliran darah ke jantung dan oleh karena itu untuk janin.

Selain itu, wanita yang memiliki masalah kesehatan kronis atau penyakit yang mendasari harus diberi konseling tentang risiko kehamilan sebelum hamil. Mereka yang berisiko yang hamil harus menerima perawatan dari dokter spesialis penyakit dalam kebidanan. (sumber: voluntweeps)

Referensi :
[1] Cardiac Arrest in Pregnancy A Scientific Statement From the American Heart Association http://circ.ahajournals.org/content/early/2015/10/06/CIR.0000000000000300.full.pdf+html

[2] Statement is first to address cardiac arrest during pregnancy by American Heart Association http://blog.heart.org/statement-is-first-to-address-cardiac-arrest-during-pregnancy/

CPR Guidelines 2015


European Resuscitation Council (ERC) telah menerbitkan CPR Guidelines 2015 yang dapat diunduh di SINI. Mari memperbaharui panduan pertolongan pertama kita. 



Kamis, 17 September 2015

Bidai Portabel UGM Ini Bantu Atasi Korban Patah Tulang

YOGYAKARTA - Bidai adalah salah satu alat pertolongan pertama yang dibutuhkan untuk pertolongan pada korban patah tulang atau fraktur. Namun, ketersediaan alat ini pada perlengkapan pertolongan pertama masih minim. Hal ini disebabkan bidai memiliki berukuran besar, berat dan kurang praktis untuk dibawa. Kondisi tersebut melatarbelakangi tim mahasiswa Universitas Gajah Mada menciptakan bidai yang bersifat portabel.

Tim mahasiswa UGM itu terdiri dari Dionita Rani (Fakultas Kedokteran), Sheptian (Fakultas Pertanian), dan Fuad (Fakultas Kehutanan). Bidai didesain sederhana sehingga bisa dimasukkan ke dalam tas dan praktis dibawa kemana saja.


Dionita menyebutkan, pengembangan bidai portabel bermula dari keluhan salah satu tenaga medis UGD RSUP Sardjito. Ia merasa kesulitaan saat memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan yang mengalami  patah tulang karena tidak tersedia bidai yang siap dipakai. Walapun ada, namun dengan ukuran yang besar dan berat tidak memungkinkan untuk dibawa setiap saat.

“Berawal dari hal itu kami tertantang untuk memberikan solusi dengan memodifikasi bidai dalam  bentuk lebih sederhana, bisa dimasukkan dalam tas dan mudah di bawa kemana-mana,” terangnya.

Dionita menyampaikan, bidai dibuat dari bahan kayu waru dengan lebar 5 cm dan tebal 1 cm. Dikembangkan dalam sembilan variasi dengan panjang sesuai kebutuhan pengguna. “Bidai ini mampu menahan beban hingga 125 kg dan dilengkapi dengan tali perekat dan tas waterproof,” tuturnya.

Sheptian menambahkan, mereka berencana memproduksi secara massal bidai portabel tersebut.  Mereka berharap, alat ini dapat mengurangi angka kecacatan permanen korban patah tulang dalam kecelakaan. “Harapannya juga bisa memudahkan pelayanan tenaga medis dalam upaya pemberian pertolongan pertama,” imbuhnya. (*)

Senin, 06 Juli 2015

Lomba Foto PMI "Keselamatan Dimulai Dari Kita"

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pertolongan pertama dan kesiagaan kita bersama terhadap bencana PMI mengadakan lomba foto kreatif yang bertajuk "Keselamatan dimulai dari Kita" lomba dimulai 10 Juni 2015 dan berakhir 26 Juli 2015.

Ketentuan :
1. lomba terbuka untuk umum
2. Peserta mengirimkan foto kreatif sesuai dengan tema yang menunjukkan bahwa peserta dan rekan rekannya peduli dengan keselamata jiwa dan telah meng-install aplikasi First Aid dan Siaga Bencana ( tersedia di AppStore & Playstore ) di smartphone-nya masing-masing.
3. minimal orang di dalam foto adalah 3 orang dan 3 smartphone
4. tampilan aplikasi First Aid dan Siaga Bencana di smartphone harus asli,tampak jelas dan tidak boleh editan.
5. foto tidak boleh mengandung unsur SARA,branding.pornografi dan provokasi.
6. foto bebas diambil menggunakan jenis kamera apapun , resolusi minimal 1000px, harus tajam dan visible.

Syarat:
1. Peserta harus terlebih dahulu like FanPage Facebook PALANG MERAH INDONESIA
2. Follow Twitter @palangmerah
3. menginstall aplikasi PMI FirstAid dan Siaga Bencana di Smartphone
4. peserta adalah warga negara Indonesia
5. Peserta meng-upload foto yang dilombakan melalui Twitter PMI ( @palangmerah ) mention dengan "Judul foto @palangmerah disertai hashtag #FotoKreatifPMI

Hadiah: 
Pemenang Pertama mendapatkan satu buah smartphone Xiaomi Redmi 2 
Pemenang Kedua mendapatkan satu buah poket kamera Nikon Coolpix L31
Pemenang Ketiga mendapatkan Xiaomi PowerBank 10.400mAh 

Informasi lengkap di SINI

Senin, 01 Juni 2015

Kompetisi Blog ICRC

Dalam menyambut peringatan 70 tahun ICRC bersama Indonesia, Delegasi Regional Komite Internasional Palang Merah (ICRC) untuk Indonesia & Timor Leste mengadakan Kompetisi Blog  dengan tema 'Nilai-Nilai Keagamaan dan Aksi Kemanusiaan'. 

Topik
- Konvensi Jenewa dalam Tinjauan Agama
- Perlindungan Korban Perang dan atau Bencana
- Bantuan Sosial dan Kepentingan Misi Agama
- Konsep Dasar Agama tentang Perdamaian
- Perspektif Agama tentang Kehormatan dan Martabat Manusia
- Fiqh al-Siyar: Hukum Humaniter Islam?
- Pemikiran Ulama Klasik Islam tentang Kemanusiaan
- Peran dan Aktivitas Organisasi Kemanusiaan (termasuk yang berbasis agama) di Indonesia
- Refleksi Pengalaman Pribadi tentang Agama dan Aksi Kemanusiaan Berdasarkan Satu atau Lebih dari Tujuh Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulat Sabit Merah berikut ini: Kemanusiaan (Humanity), Kesamaan (Impartiality), Kenetralan (Neutrality), Kemandirian (Independence), Kesukarelaan (Voluntary Service), Kesatuan (Unity), Kesemestaan (Universality).

Ketentuan dan Panduan
- Blog adalah milik pribadi (boleh menggunakan penyedia blog apa pun)
- Peserta lomba berumur 15-30 tahun
- Postingan yang dilombakan ditulis dengan Bahasa Indonesia atau Inggris
- Judul dan isi sesuai dengan tema
- Postingan berisi teks minimal 500 kata, boleh pula disertai gambar, animasi, audio, atau video.
- Boleh menggunakan gambar, animasi, audio, atau video milik orang lain selama bersifat bebas atau telah mendapat izin dari pemilik hak cipta.
- Postingan belum pernah dilombakan.
- Boleh mengirim maksimal tiga postingan; hanya satu postingan yang dapat menang kompetisi
- Peserta mencantumkan #70thICRCid di dalam postingan yang dilombakan
- Pendaftaran tidak dipungut biaya
- Karyawan dan keluarga besar ICRC tidak berhak mengikuti lomba
- Hanya yang memenuhi ketentuan dan panduan yang akan dinilai Dewan Juri
- Pendaftaran dilakukan secara online di blogs.icrc.org/Indonesia

Kriteria Penilaian
- Kesesuaian dengan tema
- Orisinalitas dan otentitas; tidak menjiplak
- Intensitas atau jumlah postingan dari waktu ke waktu
- Konten atau tema besar blog secara keseluruhan
- Kreativitas atau cara penyajian isi atau konten
- Interaksi: komentar atau diskusi dalam postingan
- Promosi postingan yang dilombakan melalui media sosial (twitter) dengan mencantumkan #70thICRCid kemudian me-mention @ICRC_id akan mendapatkan point lebih.

Penentuan Pemenang
- Seleksi postingan yang sesuai dengan ketentuan oleh panitia
- Seleksi dan penilaian Dewan Juri untuk memilih 10 postingan terbaik
- Wawancara pemilik 10 postingan terbaik oleh Dewan Juri
- Penentuan tiga pemenang (juara 1, 2 dan 3) dan tiga juara harapan

Dewan Juri
- ICRC
- Amelia Fauzia (dosen, peneliti)
- Fahd Djibran (blogger)
- Sabeth Abilawa (Dompet Dhuafa)
- J. Heru Margianto (kompas.com)

Hadiah
Juara 1 : Rp. 10.000.000,- + trophy + sertifikat + merchandise
Juara 2 : Rp. 7.500.000,- + trophy + sertifikat + merchandise
Juara 3 : Rp. 5.000.000,- + trophy + sertifikat + merchandise
Juara harapan 1 : Rp. 1.000.000,- + trophy + sertifikat + merchandise
Juara harapan 2 : Rp. 1.000.000,- + trophy + sertifikat + merchandise
Juara harapan 3 : Rp. 1.000.000,- + trophy + sertifikat + merchandise

Tertarik? sila daftar langsung di http://blogs.icrc.org/indonesia/kompetisi-blog-icrc/

Selasa, 12 Mei 2015

Lomba Menulis PMI "Our Principles In Action"

Palang Merah Indonesia (PMI) mengajak teman-teman untuk ikut meramaikan Peringatan Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia 8 Mei 2014. Caranya adalah dengan berpartisipasi dalam Lomba Menulis dengan tema "Our Principles In Action".  


Di peringatan ini, Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia mengajak seluruh masyarakat di dunia untuk mengingat cerita mereka yang berkaitan atau bersinggungan dengan 7 Prinsip-Prinsip Dasar Gerakan seperti Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukaan, Kesatuan dan Kesemestaan.

Nah di Indonesia, kami mengajak teman-teman untuk menceritakan hal-hal yang pernah kalian lakukan yang berhubungan atau bersinggungan dengan PMI dan kegiatannya dengan 7 Prinsip-Prinsip Dasar Gerakan. Teman-teman dapat bercerita tentang bagaimana kamu menolong orang lain dengan prinsip kesukarelaan, bagaimana kamu menolong orang tanpa memilih-pilih orang berdasarkan suku atau agamanya dan sebagainya. 


Cerita kalian harus positif ya, sehingga teman-teman kita yang lain juga dapat mencontoh apa yang telah kamu perbuat dalam penerapan prinsip dasar.

Periode lomba dimulai pada 11 Mei 2015-11 Juni 2015. Syarat dan ketentuan lomba dapat kamu lihat di www.ourprinciplesinaction.blogspot.com. Para pemenang akan mendapatkan hadiah yang menarik dari PMI.

Para pemenang akan diumumkan melalui Twitter @palangmerah dan Fanpage Facebook PALANG MERAH INDONESIA. Yuk, saatnya kamu ceritakan kisahmu! (PMI) 

Selasa, 07 April 2015

Latihan Gabungan PMR se-Kota Semarang

Latihan Gabungan PMR se-Kota Semarang dalam rangka menuju sekolah siaga bencana.


Senin, 06 April 2015

Bantu Misi Kemanusiaan PMI Lewat Donasi Belanja di Alfamart

Guna membantu Palang Merah Indonesia (PMI) dalam menjalankan misi kemanusiaan,PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk pengelola jaringan ritel Alfamart melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepakatan Kerja Sama dengan PMI untuk penggalangan donasi konsumen dalam program Donasi Bebas dan Donasi Belanja bertempat di markas pusat PMI, Jalan Jendral Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (1/4/2015).
Director Corporate Affairs Alfamart Solihin menjelaskan melalui program Donasi Bebas dan Donasi Belanja, masyarakat khususnya konsumen dapat turut serta membantu PMI melalui donasi yang dititipkan di kasir. Donasi Bebas untuk PMI sudah dapat dilakukan mulai April 2015, sementara untuk Donasi Belanja baru bisa dilakukan November mendatang.
“Dalam Donasi Bebas masyarakat bisa membantu PMI kapan saja, tidak terbatas periode, sementara dalam Donasi Belanja ada kurun waktu tertentu yang diberikan untuk membantu PMI,” jelas Solihin.
Menanggapi kerja sama penggalangan donasi, Wakil Ketua Umum yang juga sebagai Plt  Ketua Harian PMI Pusat, Ginanjar Kartasasmita mengapresiasi peran swasta dalam membantu PMI. “Terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepada PMI. Kami mengapersiasi perusahaan-perusahaan yang memiliki kepedulian dan semangat membantu sesama,” ucapnya.
Ginanjar mengatakan bantuan dari berbagai pihak disalurkan PMI tak hanya sebatas dalam bantuan bencana, namun juga misi kemanusiaan lainnya. Mulai dari melakukan pelayanan yang beragam seperti membangun infrastktur, pusat pendidikan dan pelatihan, antusiasme membangun industri kemanusiaan, serta melakukan penambahan armada.
Pada kesempatan yang samaAlfamart juga menyerahkan 3000 paket bantuan bencana donasi konsumen yang terdiri dari 2000 Hygiene Kit (perlengkapan pembersih) dan Baby Kit (perlengkapan bayi).
Menurut Director Corporate Affair Alfamart Solihin bantuan paket bencana telah dikirimkan secara bertahap ke gudang milik PMI yang berlokasi di Serang. “Semua dipusatkan di Serang agar memudahkan operasional PMI saat akan menyalurkan bantuan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum dan Plt. Ketua Harian PMI Pusat, Ginanjar Kartasasmita mengatakan Hygiene Kit dan Baby Kit tergolong peralatan yang dibutuhkan saat terjadi maupun pasca bencana. “Hygiene Kit dan Baby Kit merupakan jenis bantuan yang tidak banyak dipikirkan oleh donatur, padahal pada kasus tertentu, contohnya banjir, bantuan ini menjadi kebutuhan primer,” ucapnya.
Hygiene Kit dan Baby Kit akan digunakan PMI dalam program Enam Jam Sampai, yang bertujuan mempercepat kehadiran dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang sedang tertimpa bencana.
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Ayu Andini, Kasubdiv Promosi Divisi PSD PMI PUSAT, Tlp. 021-7992325 ext 311, Email: ayu_andini@pmi.or.id, Indah Puspita, Kasubdiv Penggalangan Dana Divisi PSD PMI PUSAT, Email: indah_puspita@pmi.or.id

Senin, 30 Maret 2015

Program WASH Kerjasama Samsung, IFRC, Korean RC dan PMI

PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN) bekerja sama dengan Palang Merah Korea , Palang Merah Indonesia (PMI), dan Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah  (IFRC)   bermitra dalam sebuah kerja sama pemberdayaan air bersih dan sanitasi atau secara internasional dikenal dengan Water, Sanitation and Hygiene (WASH) di wilayah Kalimantan Timur dan Jawa Timur. Penandatanganan kesepakatan kerja sama yang dilakukan hari ini juga sebagai bentuk simbolisasi donasi Samsung sebesar USD 300.000/tahun kepada Red Cross yang akan digunakan seluruhnya untuk implementasi program WASH selama dua tahun masa perjanjian (2015-2017).
“Melalui kerja sama ini Samsung berkomitmen untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial.  Program WASH meningkatkan akses terhadap air bersih, oleh karena itu kami ingin memberdayakan Masyarakat agar memperoleh sanitasi dan gaya hidup sehat yang lebih baik,”  tutur Kanghyun Lee Vice President of Corporate Affairs and Corporate Business PT Samsung Electronics Indonesia. “ Empat lembaga  ini  saling bergandengan tangan  untuk dapat memaksimalkan hasil kerja program WASH, juga  untuk mempromosikan  pengurangan resiko bencana sebagai bagian dari tujuan program WASH yakni mengurangi penularan penyakit,” lanjut Lee.
Saat ini di Kalimantan Timur tercatat baru   32,5% penduduk yang memiliki  akses terhadap fasilitas air bersih yang layak (improved water facilities),  sementara 42,5% dari populasi masyarakat Jawa Timur juga masih memiliki keterbatasan untuk mendapatkan air bersih. Dalam program WASH ini nantinya, diharapkan dapat menjangkau 40.000 masyarakat penerima manfaat di dua provinsi tersebut yang tersebar di 20 komunitas dan 10 sekolah, serta dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat serta pengelolaan air. .
PMI akan bekerja bersama  anggota masyarakat dan  sukarelawan PMI di kabupaten/kota, serta para pemangku kepentingan lainnya, mulai dari kegiatan promosi kesehatan untuk perubahan perilaku hingga mitigasi struktural melalui pembangunan sarana penunjang air bersih seperti tangki air serta MCK (Mandi Cuci Kakus). Program kerja sama dua tahun ini  akan berlangsung hingga  2017.  
Sekretaris Jendral PMI, dr. Ritola Tasmaya, MPH mengatakan, dengan sumber daya yang PMI miliki di setiap kabupaten dan kota tentu akan memudahkan PMI dalam menjalankan program bersama masyarakat, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). “Masyarakat bersama dengan sukarelawan PMI akan bekerja bersama untuk menjalankan program ini, yang intinya dari masyarakat untuk masyarakat, agar tercapainya perubahan perilaku serta akses atas air dan sanitasi dapat dengan mudah didapat masyarakat,” jelas Ritola. 
Kepala Delegasi IFRC Indonesia, Giorgio Ferrario, menambahkan,  program WASH ini merupakan kontribusi langsung demi terciptanya masyarakat yang lebih tangguh, serta terhadap pencapaian tujuan strategis global Strategy 2020 IFRC untuk menciptakan kehidupan yang lebih sehat dan aman. Kerjasama antara IFRC, dunia usaha,  dan pemerintah pusat hingga daerah, merupakan hal strategis demi menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan di abad ke-21  ini.
 “Kerja sama antara sektor swasta dan kemanusiaan merupakan hal yang kritikal dalam membangun masyarakat yang tangguh. . Program bersama Samsung, Palang Merah Korea, IFRC dan PMI di bidang sanitasi air dan hygiene ini merupakan contoh bagus dan konkret tentang cara kita bekerja di masa depan,” ujar Giorgio.  Ia juga memastikan komitmen IFRC mendukung PMI dan Samsung di dalam pelaksanaan program tersebut.
Sekretaris Jenderal Palang Merah Korea, Ho-Kwon Kang menyatakan, “Kami amat senang dapat berkontribusi terhadap program penting ini, bekerja sama dengan PMI dan IFRC. Kami juga siap mendukung penuh suksesnya pelaksanaan program.” Palang Merah Korea, bermitra erat dengan Samsung, juga telah membantu masyarakat rentan melalui program WASH dan kesehatan di negara Myanmar, Malawi, dan Tanzania. (PMI)
Untuk informasi lebih lanjut: Shinta Wardiastuti (Corporate Marketing Manager PT Samsung Electronics Indonesia) Telp. 021 – 5299 1777  Faks. 021 – 5140 2080 HP.0816 1991 991 e-mail shinta.w@samsung.com atau dr. Moh. Arfan Fathurohman (Head of Health Division Markas Pusat Palang Merah Indonesia) Telp. 0217992325 ext 306/307 HP.0816 1696 6881 e-mail m_arfan@pmi.or.id

Rabu, 25 Maret 2015

Komik Mitigasi Bencana Tiga Bahasa Dari Aceh

Komunitas Tikar Pandan Aceh meluncurkan komik serial mitigasi bencana. Komik tersebut diluncurkan dalam tiga bahasa masing-masing Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Jepang.

Aktivis Komunitas Tikar Pandan, sekaligus penanggung jawab penerbitan komik mengatakan, komik diluncurkan demi menyikapi kebencanaan dari perspektif anak dan remaja. Saat ini, khususnya di Aceh, pelibatan anak-anak dan remaja dalam pemahaman mitigasi bencana masih minim.

“Padahal, saat bencana tiba, kelompok anak dan remaja ini tidak hanya menjadi objek tapi juga menjadi subjek, justru mereka akan bisa juga menyelamatkan kelompok rentan lainnya,” ujar Yulfan, Senin (23/3).

Selain itu, tambah Yulfan, jika berbicara bencana, pasti menyinggung hal yang menakutkan. Dengan komik, diupayakan pembahasan yang menyebangkan, sekaligus meminimalisasi risiko korban.

“Kalau perspektif ketakutan yang kita ambil pastinya tidak akan tercapai tujuan mitigasi bencananya, kita ketahui kalau di Aceh banyak anak yang kini belum paham akan bencana khususnya gempa dan tsunami," kata dia.

"Banyak pula yang masih dalam kondisi trauma dan takut untuk berbicara bencana, makanya kita kemas dalam bentuk komik agar mudah dipahami dan menyenangkan,” sambung pria yang beraktivitas sebagai pengamat komik.

Komik dengan judul "Sadar Dini" ini ditulis oleh pelajar dari tiga daerah yang pernah mengalami bencana besar di Aceh. Masing-masing bernama Luqyana dan Yusrizal asal SMAN I Peukan Bada Aceh Besar, Tulus Perange asal SMKN 3 Takengon, Aceh Tengah dan Safira Noviyana asal SMAN Tangse, Kabupaten Pidie.

“Ketiga daerah ini mewakili bencana besar yang pernah menimpa Aceh, seperti tsunami, gempa dan banjir bandang, sehingga dengan hadirnya komik ini bisa memberi pemahaman lebih lagi bagi para remaja di Aceh,” ujar Yulfan.

Komik ini juga mengusung kearifan lokal seperti gambaran tokoh perempuannya yang menggunakan kerudung, karena daerah Aceh yang menerapkan Syariat Islam.

Diharapkan, dengan kehadiran komik mitigasi bencana tersebut bisa mempersiapkan masyarakat khususnya remaja untuk siaga bencana dan lebih memperhatikan lingkungan hidup. (Kompas)

Rabu, 04 Maret 2015

Penerimaan Anggota Baru KSR PMI Unit Markas Kota Semarang 2015

Palang Merah Indonesia Cabang Kota Semarang membuka pendaftaran Penerimaan Anggota Baru Korps Sukarela PMI Unit Markas Kota Semarang mulai 1-20 Maret 2015. 

Anda berminat bergabung, silakan mendaftar langsung ke Palang Merah Indonesia Cabang Kota Semarang, Jl Mgr Soegijapranata Nomor 35 Semarang Telp. (024) 3541237. (*)

Rabu, 25 Februari 2015

Tingkatkan Kualitas Tambah Sukarelawan

Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Universitas Dian Nuswantoro Semarang menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) angkatan 4 yang diikuti 18 peserta, pada 6 Januari kemarin di Kampus Udinus Semarang.

Sekretaris PMI, H. Surachman mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa UDINUS dengan rela dan ikhlas ingin menjadi anggota relawan PMI di Kota Semarang. “Untuk memenuhi kuantitas dan kualitas menjadi anggota KSR PMI yang terampil dan profesional wajib mengikuti Diklat PMI selama 120 jam,” tandasnya.

Diklatsar yang digelar hingga 8 Januari ini, diberikan materi Gerakan Kepalangmerahan, PP, PK, kesehatan remaja, Penanganan Bencana (Assesment, DU, Logistik), RFL, Watsan dan simulasi lapangan. “Semoga anggota baru ini bisa menjadi relawan yang memiliki kompetensi, sehingga menjadi kekuatan PMI dalam mengemban misi kemanusiaan,” harap Zainul Mufti Komandan KSR Unit Udinus. (PMI Jateng/PJ-07)

Minggu, 08 Februari 2015

Koordinator Forkom KSR PMI Kota Semarang Terpilih

Melalui 3 tahapan pemilihan yang sangat ketat Amirul Machfud Kurnianto Komandan KSR Unit Unnes terpilih sebagai Koordinator Forum Komunikasi (Forkom) Korps Sukarela (KSR) PMI Kota Semarang periode 2015-2016 menyingkirkan Umar (Unissula) dan Lala (Stikes Widtya Husada).

“Saya kaget terpilih koordinator forkom, mudah-mudahan dengan kepercayaan ini saya bisa mewujudkan fungsi dan tujuan forkom, tentunya bersama rekan-rekan,” kata Amir saat memberikan sambutan.

Semoga dengan adanya forkom, KSR bisa bekerjasama dengan baik, berkoordinasi dan berkomunikasi sehingga forkom bisa menjadi wadah & ajang bagi pengembangan KSR. Bila ada saran & kritik jangan sungkan untuk disampaikan bagi kebaikan forkom, tambahnya.

Ibarat Indahnya sebuah pelangi yang tercipta bukan dari satu warna tapi berbagai warna menjadi satu, seperti KSR Kota Semarang yang terdiri dari 17 unit diharapkan bisa menebarkan warna-warninya bagi forkom, tandasnya.

Pemilihan Koordinator Forkom ini diadakan dalam musyawarah anggota (Musta) Forkom pada hari sabtu (7/2) di Markas PMI Kota Semarang.  Dihadiri 51 anggota KSR perwakilan dari 17 Unit KSR Se-Kota Semarang. Musta Forkom dibuka secara resmi oleh Ketua PMI Kota Semarang Drs. Saman Kadarisman.

Ketua PMI memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi bagi panitia dan seluruh peserta yang hadir. “PMI besar bukan dari pengurus  tapi dari anggota KSR, jadi PMI yang besar adalah yang mampu menggerakkan KSR yang bisa berfungsi sebagaimana mestinya” sambut beliau.

Ada beberapa agenda yang dibahas dan dilaksanakan dalam musta forkom yaitu membahas AD/RT, membahas draf buku pedoman standarisai diklat KSR, memilih koordinator serta pelatihan IT.

Dengan adanya forkom dapat mewadahi semua kegiatan kemanusiaan dan terjalin komunikasi dan kerjasama yang baik antar KSR di Kota Semarang. (*)

Jumat, 09 Januari 2015

Peserta Lomba PMR Dinusfest Antusias

Masih dari rangkaian lomba hari ke-4 Dinus Festival 2015, yang diselenggarakan di lingkungan Kampus Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang. Pada Kamis (8/1) kemarin diselenggarakan berbagai macam kegiatan , diantaranya donor darah, workshop web interaktif desain, network competition, lomba pidato guru, serta lomba Palang Merah Remaja (PMR).

Selama seminggu ini, seluruh lokasi Udinus dipadati oleh siswa-siswi SMA/SMK sederajat untuk mengikuti berbagai kegiatan. Salah satunya lomba Palang Merah Remaja yang diadakan oleh Fakultas Kesehatan Udinus ini mampu menyedot 32 peserta dari 8 tim dari sekolah di Jawa Tengah.

Setiap sekolah yang mengirimkan 1 tim untuk mengikuti lomba PMR ini, anggotanya harus terdiri dari 1 orang korban, 1 orang narator, dan 2 orang penolong. Dimana posisi tersebut akan diundi saat pelaksana lomba. Tes lomba ini terdiri dari 2 macam, yaitu tes tertulis dan tes praktek. Dimana sebelum tes praktek, semua peserta akan mengikuti tes tertulis terlebih dahulu.

“Materi yang dilombakan-pun relative dasar, yakni cedera jaringan lunak, cedera sistem otot rangka, luka bakar, pemindahan korban, kedaruratan medis, dan keracunan,” ujar koordinator lomba Vilda.

Saat tes praktek dilaksanakan, peserta lain dikarantina di ruangan lain. “Tes yang diberikan di lomba ini cukup rumit, karena ini adalah PMR golongan wira aspek “pertolongan pertama,” tambahnya.


Untuk hari terakhir Jumat (9/1), Dinus Festival 2015 akan ditutup dengan acara kebersamaan berupa senam pagi bersama Rektor dan seluruh civitas academica Udinus. Setelah itu akan ada pengumunan pemenang semua kategori lomba, dan ditutup dengan penampilan grup Rentjang Rentjong di main stage Dinus Festival 2015. (Humas)





Diberdayakan oleh Blogger.
 

© 2015 KSR Udinus. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top